Jumat, 19 Mei 2017

sintaksis

Nama          : WIRDANIANTI
Npm            : 1640605014
Local           : A

RANGKUMAN SINTAKSIS
Menurut Ramlan sintaksis adalah Bagian  atau cabang dari ilmu bahasa yang membicarakan seluk beluk wacana, kalimat, klausa, dan frase.  Sedangkan menurut Tarigan sintaksis adalah Salah satu cabang dari tata bahasa yang membicarakan struktur kalimat, klausa, dan frase.
Di dalam materi sintaksis juga membahasa tentang Frase. Frase adalah Satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi unsur klausa. Kelompok kata yang menduduki suatu fungsi (Subjek, predikat, pelengkap, objek, dan keterangan).
Berdasarkan kesetaraan distribusi unsur-unsurnya, frase dibagi 2 jenis, yaitu :
1.     Frase Endosentrik di bagi menjadi 3, yaitu :
·        Frase Endosentrik Koordinatif  adalah frase yang unsur-unsurnya setara dalam kalimat dapat dihubungkan dengan kata dan, atau.
·        Frase Endosentrik atributif adalah frase yang unsur-unsurnya tidak setara sehingga tak dapat disisipkan kata penghubung dan, atau.
·        Frase Endosentrik Apositif adalah frase yang unsurnya bisa saling menggantikan dalam kalimat tapi tak dapat dihubungkan dengan kata dan, atau.
2.     Frase Eksosentrik adalah Frase yang tidak mempunyai           distribusi yang sama dengan semua unsurnya.

Berdasarkan Frase yang ditinjau dari segi persamaan distribusi dengan golongan atau kategori kata, dibagi menjadi 5 yaitu:
1.     Frase verbal adalah Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih dengan verba(kerja) sebagai intinya dan tidak merupakan klausa (berpotensi menjadi kalimat
2.     Frase Nominal adalah Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih dengan nominal atau benda sebagai intinya dan tidak merupakan klausa
3.     Frase adjektiva adalah Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih dengan adjektiva atau sifat sebagai intinya dan tidak merupakan klausa
4.   Frase pronominal adalah  Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih dengan pronominal (kata yang mengganti orang) dan hanya menduduki satu fungsi dalam kalimat
5. Frase Numeralia adalah dua kata atau lebih yang hanya menduduki satu fungsi dalam kalimat namun satuan gramatik  itu intinya pada numeralia


          Frase verbal       : Amerika Serikat (AS) dilaporkan mulai mendapatkan sistem pertahanan dalam THAAD ke Korea Selatan (korsel).
Frase verbal       : untuk mengamankan
Frase verbal       : dalam menanggapi
Frase nominal    : nuklir dan rudal
Frase nominal    : ancaman rudal

Frase adjektiva  : protes keras

Kamis, 18 Mei 2017

hubungan ilmu sastra, kritik sastra dan sejarah sastra



Nama    : Wirdanianti
NPM      : 1640605014
Lokal      : A
Hubungan ketiga ilmu teori sastra, kritik sastra dan sejarah sastra !
Jawabaan :
a.       Pengertian teori sastra, kritik sastra dan sejarah sastra
·         Teori sastra adalah satu cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang hakikat, unsur-unsur, penilaian terhadap karya sastra,prinsip-prinsip, hukum,kategori, kriteria karya sastra yang membedakannya dengan yang bukan sastra. Secara umum yang dimaksud dengan teori adalah suatu sistem ilmiah atau pengetahuan sistematik yang menerapkan pola pengaturan hubungan antara gejala-gejala yang diamati.
·         Kritik sastra adalah satu cabang ilmu sastra yang menilai tentang baik buruknya , indah tidaknya suatu karya sastra. Untuk membuat suatu kritik yang baik, diperlukan kemampuan mengapresiasi sastra, pengalaman yang banyak dalam menelaah, menganalisis, mengulas karya sastra, penguasaan, dan pengalaman yang cukup dalam kehidupan yang bersifat nonliterer, serta tentunya penguasaan tentang teori sastra.
·         Sejarah sastra adalagh satu cabang ilmu yang mempelajari tentang perkembangan sastra sejak awal sampai sekarang. Sebagai suatu kegiatan keilmuan sastra, seorang sejarawan sastra harus mendokumentasikan karya sastra berdasarkan ciri, klasifikasi, gaya, gejala-gejala yang ada, pengaruh yang melatarbelakanginya, karakteristik isi dan tematik.

b.      Hubungan antara ilmu teori sastra, kritik sastra dan sejarah sastra
·         Hubungan teori sastra dan kritik sastra
Hubunganya yaitu teori sastra itu membahas secara rinci aspek-aspek yang terdapat di dalam karya sastra, baik konvensi bahasa yang meliputi makna, gaya, struktur, pilihan kata, maupun konvensi sastra yang meliputi tema, tokoh, penokohan, alur, latar, dan lainnya yang membangun keutuhan sebuah karya sastra dan di sisi lain, kritik sastra merupakan ilmu sastra yang mengkaji, menelaah, mengulas, memberi pertimbangan, serta memberikan penilaian tentang keunggulan dan kelemahan atau kekurangan karya sastra. Itu lah yang membuat teori sastra dan kritik sastra itu Saling berhubungan.
·         Hubungan teori sastra dan sejarah sastra
Sejarah sastra adalah bagian dari ilmu sastra yang mempelajari perkembangan sastra dari waktu ke waktu, periode ke periode sebagai bagian dari pemahaman terhadap budaya bangsa. Perkembangan sejarah sastra suatu bangsa, suatu daerah, suatu kebudayaan, diperoleh dari penelitian karya sastra yang dihasilkan para peneliti sastra yang menunjukkan terjadinya perbedaan-perbedaan atau persamaan-persamaan karya sastra pada periode-periode tertentu.